Skip to content

Tokyo Motor Show Dibuka Hari Ini

October 21, 2009

2009_tokyo_motor_show

Tokyo Motor Show 2009 ke-41 (TMS) hari ini, Rabu (21/10), dibuka resmi untuk press. Namun, ada sesuatu yang berbeda dibanding 2007. TMS kali ini sepi. Mengapa?

Lebih dari 100 peserta yang tercatat pada pameran dua tahun lalu absen. Hyundai adalah produsen terakhir yang menyatakan mundur. Malah sebelumnya “Big Three” Amerika (Ford, GM dan Chrysler) juga tidak ikut. Bahkan si Raja Diesel Isuzu pun ikut-ikutan mundur dari pameran yang tahun ini bertema “Fun Driving for Us, Eco Driving for Earth” itu.

Pimpinan Asosiasi Manufaktur Kendaraan Jepang (JAMA) Satoshi Aoki mengatakan, walau kecil, pameran tahun ini lebih baik daripada tidak ada.

TMS ke-41 rencananya akan dibuka untuk publik selama 13 hari mulai 23 Oktober hingga 4 November. Kegiatan yang berlangsung di Makuhari Messe di Kota Chiba ini hanya diikuti 108 peserta.

Jumlah tersebut merosot dibanding dua tahun lalu yang mencapai 241 peserta. Sementara bila dua tahun lalu TMS melibatkan produsen kendaraan dari 26 negara, maka tahun ini jumlahnya hanya tiga negara di luar Jepang.

02-toyota-ft-86-concept-press

Seluruh peserta TMS tahun ini juga hanya menggunakan area pameran seluas 21.259 meter persegi dari total luas komplek Makuhari Messe yang mencapai 54.000 meter persegi.

TMS yang berlangsung di tahun ini memang terberat bagi Jepang. Krisis ekonomi yang melanda negeri Matahari Terbit ini telah menciptakan bencana bagi industri otomotifnya. Setidaknya, penjualan mobil di Jepang selama tahun ini menjadi yang terkecil sejak 45 tahun terakhir.

TMS ke-41 bahkan tidak mampu mengalahkan Shanghai Auto Show April silam. Pada pameran otomotif yang diklaim akan menjadi yang terbesar di dunia itu, China mampu menunjukkan dirinya sebagai pasar penting bagi produsen kendaraan. Buktinya, nyaris tak ada manufaktur besar yang absen di hajatan tersebut.

Beberapa raksasa otomotif dunia dan merek-merek premium bahkan memanfaatkan Shanghai Auto Show sebagai wahana pertama pengenalan produk global. Uniknya, manufaktur asal Jepang juga ikut-ikutan unjuk gigi.

Jenson Stein seorang analis otomotif mengatakan, sebaiknya JAMA merevisi jadwal TMS. Menurutnya, jumlah peserta TMS yang tahun ini menurun bisa menjadi dasar di tentukannya strategi baru.

958545718

Stein mengaku mendengar isyu bahwa TMS akan berlangsung tiga tahun sekali. Menurut Stein keputusan ini tepat. Pasalnya, pada tahun 2011 produsen kendaraan di Jepang akan kesulitan membuat produk yang bisa menjadi daya tarik penonton.

Selain itu, Stein menambahkan, JAMA perlu mempertimbangkan waktu pelaksanaan TMS. Penetapan waktu pameran sebelum agenda Frankfurt Motor Show adalah salah satu pilihan tepat.

Pameran khusus kendaraan komersial yang terjadi setiap selang tahun seharusnya tidak diperlukan lagi. Hal ini penting karena semestinya TMS bisa menggabungkan pameran khusus kendaraan penumpang dan sepeda motor seperti tahun ini dengan kendaraan komersial.

Para peserta pameran bahkan telah merasa keberatan dengan banyaknya persyaratan yang diminta panitia. Oleh karena itu, Stein menilai panitia TMS harus lebih fleksibel dan tidak menuntut peserta pameran wajib mempertontonkan produk-produk terbaru.

From → Auto News

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: