Skip to content

Wajib Helm SNI Berlaku 1 April

March 20, 2010

Mulai 1 April 2010, wajib helm Standar Nasional Indonesia (SNI) mulai  diberlakukan di seluruh Indonesia. Badan Standar Nasional (BSN) yakin dengan pemberlakuan SNI ini, angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pengendara sepeda motor akan turun drastis.

“Kami sudah memulai kampanye helm SNI sejak 1 Februari lalu. Tanggal 28 Maret besok, kami akan memulai kampanye helm SNI lewat kegiatan SNI-thon bertajuk Pilih Ber-SNI, Pilih SELAMAT di Jembatan Suramadu. Jadi tanggal 1 April nanti tidak ada lagi pengendara sepeda motor yang menggunakan helm bukan SNI,“ ujar Kapus Pendidikan dan Pemasyarakatan Standardisasi BSN Tisyo Haryono,  Jumat (19/3).

Ia menambahkan bahwa BSN sebenarnya sudah mulai mengampanyekan helm SNI sejak dua tahun lalu, namun banyak pihak yang menolak karena tidak siap. “Dua tahun lalu kami sudah siap untuk kampanye helm SNI, tapi pihak produsen helm lokal dan juga masyarakat melalui komunitas/klub sepeda motor mengungkapkan belum siap. Saat ini kami sudah melihat pengendara sepeda motor sudah banyak yang menggunakan helm SNI dan ini pertanda baik,“ ujarnya.

Tisyo  mengungkap tiga hal penting saat pengawasan helm SNI yang harus diperhatikan,  Pertama, helm pengendara sepeda motor memiliki bentuk sempurna,  bukan helm cetok atau helm pekerja bangunan. Kedua, helm diemboss SNI, bukan stiker. Yang ketiga, helm harus memiliki tali pengaman.

Jangan pakai helm seperti ini

Berdasarkan data statistik yang dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan tahun 2008  dari 130.062 unit kendaraan yang terlibat dalam 56.584 kasus kecelakaan lalu lintas, 95.209 di antaranya adalah sepeda motor,  artinya 73 % dari total kendaraan  terlibat. Sementara itu, Menurut data Departemen Kesehatan (Depkes) RI, 25% korban kematian pada kecelakaan adalah pengendara sepeda motor dan 88% korban tersebut menderita cedera kepala.

Undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan pasal 106 ayat 8 yang mengatakan semua pengendara sepeda motor harus menggunakan helm SNI yang berlaku per tanggal 1 April 2010. Disebutkan dalam UU No. 22 tahun 2009 pasal 106 ayat 8 bahwa pengendara dan atau penumpang yang tidak memakai helm dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda sebesar Rp 250.000. Dengan aturan ini, seluruh pengendara kendaraan bermotor roda dua wajib menggunakan helm yang sudah melewati uji standar dari laboratorium sesuai ketentuan SNI 1811:2007 yang diakui di 153 negara di dunia.

From → Auto News

4 Comments
  1. polisinya juga diSNIkan dahulu biar profesional

  2. denger2 sih udah di SNI dan

  3. Asep permalink

    Saya baru 5 bulan mempunyai sepeda motor, namun untuk urusan keamaan berkendar nomor 1, misalnya saya langsung beli helm SNI.. memang harganya mahal.. namun terasa banget manfaatnya.. misalnya pernah tempo hari kesenggol motor lain, dan langsung jatuh dan kepala kepentok aspal.. alhamdulillah berkat pakai helm SNI kepala saya aman dan ga cedera..

    Menurut Saya, pihak kepolisian harus sering2 mensosialisasikan ttg berkendara yg baik ke masyarakat, terutama sejak dini (ke anak2 SD).. seperti gerakannya Shell Road Safety.. 🙂

  4. Mantap bro!, bisa jd contoh yg baik buat bikers lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: