Skip to content

Daihatsu Luxio, Kini Jadi Idaman Keluarga Indonesia

June 13, 2010

Sejak diluncurkan Februari 2009 lalu,  Daihatsu Luxio memang menjadi  ‘buah bibir’ konsumen yang sedang mencari kendaraan  lebih dari 5 penumpang.  Luxio  tidak terlalu mahal, irit bahan bakar, Luxurious, nyaman dan memiliki  performa tinggi.  Kini, setelah lebih dari setahun, Luxio menjadi salah satu kendaraan favorit keluarga Indonesia.

Tidak sulit untuk menemukan Luxio di jalan-jalan ibukota. Itu menandakan bahwa, wagon yang dirancang khusus untuk keluarga Indonesia ini memang bukan wagon sembarang wagon. Mobil dengan kapasitas delapan penumpang ini dimiliki banyak kalangan  menengah bahkan menjadi tunggangan keluarga kelas atas juga.

Tampilannya  memang lebih mewah dan stylish dibandingkan Gran Max bahkan kompetitor. Fitur-fitur yang dipasang antara lain pendingin ruangan (ac) double blower (untuk tipe M dan X), sliding seat pada baris kedua (untuk tipe M dan X), anti lock breaking system atau ABS (optional), double din audio set, wooden panel cluster (untuk tipe X), lampu dual multireflector, dan turning lamp LED.

Di bagian belakang, tampilannya mengingatkan orang pada Toyota Alphard, hadir dengan kaca dan desain lampu melebar plus high mount stop lamp yang menjadi standar varian tertinggi X. Body mobil yang berbentuk boxy dengan long wheel-base diklaim Daihatsu paling stabil di kelasnya.

Di topang dengan dapur pacu 1.500 cc 3SZ-VE 16V DOHC VVT-i yang juga dipakai di Daihatsu Terios,  mesin ini mampu menghasilkan tenaga 97 PS di 6000 rpm dan torsi 13,7 kgm di 4.440 rpm diklaim sebagai best selling engine. Meski memiliki body bongsor dan juga tinggi, Luxio tak mengalami kesulitan untuk menyalip dan masuk dicelah-celah mobil yang stop and go di beberapa ruas jalan Jakarta yang sering macet total.

Selama lebih dari sebulan, Luxio menjadi tunggangan saya dalam melakukan aktivitas sehari-hari, ke kantor, menghadiri konfrensi pers, bertemu dengan teman maupun untuk kepentingan keluarga.  Dengan tuas transmisi yang terletak di tengah dasbor, sangat  mudah dicapai. Pengoperasiannya dengan menggeser tongkat maju-mundur. Memainkan perpindahan gigi — saat diperlukan — dari drive (D)  ke bawah (2) sesekali (L)  terasa mulus dan bisa melesat tanpa hentakan.

Mengarungi kemacetan lalu lintas di Jakarta serasa tanpa beban.  Itulah enaknya naik mobil matic, kaki kiri yang biasanya aktif memainkan kopling saat menembus kemacetan di ruas-ruas jalan ibu kota, selama mengendarai Luxio  bisa istirahat total. Sedangkan kaki kanan, meski sering berpindah dari pedal gas ke pedal rem, tak membuat pegal selama berkendara.

Dan yang lebih penting lagi, selama menggunakan Daihatsu Luxio, tak perlu sering-sering mampir ke SPBU. Luxio matic varian X ini, memang tidak terlalu irit, tapi  juga tidak boros. Setiap kali mampir ke pompa bensin, saya hanya mengisi Rp 100 ribu (premium) untuk  tiga sampai empat hari, tergantung jarak tempuh, yang rata-rata per hari lebih dari 50 km.

Sesekali di akhir pekan, Luxio diarahkan ke tol Cipularang menuju Bandung. Diisi empat penumpang, dua di depan dan dua di belakang tentu nggak masalah, malahan bisa ditambah tiga atau empat penumpang lagi, tetap nyaman dikendarai. Melewati tol Cipularang, pedal gas pun langsung ditekan lebih dalam. Wushh.., satu, dua, tiga mobil bisa dilewati tanpa kendala berarti. Saat menyalip, kecepatan Luxio mencapai 100 km per jam. Dengan akselarasi lumayan bagus, meski masih di posisi D (Drive) kecepatan Luxio bisa di atas 100  km per jam. Ketika jarum speedometer sudah di angka 120 km per jam, terasa sedikit limbung. Kecepatan pun harus dikurangi. Idealnya, Luxio nyaman dikendarai dengan kecepatan 80 hingga 90 km per jam.

Di jalanan menanjak, tangan kiri harus rajin memainkan  tuas transmisi, jangan statis di posisi (D) sesekali terutama saat akan menyalip kendaraan lain, jangan segan-segan pindah  ke ( 2). Demikian juga dengan pedal gas, ayunkan dengan cara  naik turun. Hasilnya, kalau cuma buat nyalip mobil-mobil yang ngos-ngosan menapak di tanjakan, tentu bukan masalah bagi Luxio.

Menggunakan Luxio bersama keluarga merupakan pilihan tepat. Mengingat kapasitas Luxio yang mampu menampung hingga delapan orang, sepertinya  bisa mengurangi gejala limbung  saat berkendara di kecepatan tinggi. Namun, hal itu juga bisa berpengaruh terhadap performa. Bobot total Luxio yang dalam kondisi kosong saja mencapai 1.850 kg bisa semakin menghambat kemampuannya. Dan tampaknya hal ini berpengaruh banyak terhadap konsumsi bahan bakar.

Produk CKD (Completely Knock Down) yang memiliki komposisi 87 % komponen lokal ini dipasarkan dengan harga on the road Jakarta Luxio D MT Rp 136 juta, Luxio M MT Rp. 146 juta, Luxio X MT Rp 151 juta dan Luxio X AT Rp 162 juta. Daihatsu Luxio tersedia dalam enam pilhan warna, yaitu Classic Silver, Sonic Blue, Midnight Black, Sand Gold, Crypton Green, dan Meteor Grey. Berminat?

From → Auto News

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: