Skip to content

Menunggu Daihatsu Boon Luminas

January 14, 2011

Daihatsu Xenia, mobil tujuh penumpang yang di produksi Daihatsu, hingga Desember 2010 paling banyak dibeli konsumen di antara produk-produk Daihatsu lainnya. Sejak diluncurkan pada 2004 lalu, Xenia sudah beberapa kali mengalami facelift alias ganti kulit. Kini, memasuki tahun ke delapan, konsumen setia Daihatsu menunggu sebuah produk baru.

 

Daihatsu Xenia memang menjadi tulang punggung Astra Daihatsu Motor (ADM).  Sejak diperkenalkan 2004 hingga akhir 2010,  penjualannya laris manis. Di kelas mini MPV ini,  Xenia berkontribusi 55% dari total penjualan Daihatsu di Indonesia (115.705 unit) atau sebanyak 63.141 unit. Hebatnya, meski sudah memasuki tahun ke delapan, penjualannya tak pernah surut.

Daihatsu Xenia menurut konsumen  disukai karena dianggap sangat sesuai dengan kondisi di Indonesia. Apalagi mobil bermoncong itu juga dinilai memiliki kualitas cukup baik, irit bahan bakar, harga pun terjangkau, dan jaringan after sales yang kuat di seluruh Indonesia.

Hal yang juga membuat konsumen sangat tergila dengan Xenia karena ternyata nilai jual kembalinya cukup menguntungkan. Kondisi ini serasi dengan karakter masyarakat Indonesia yang masih menilai kendaraan sebagai sebuah investasi. Meski mereka tahu setelah pemakaian dua atau tiga tahun harganya akan menyusut.

Namun, sampai kapan Astra Daihatsu Motor menjadikan Xenia sebagai tulang punggung. Dikhawatirkan jika terlalu lama, — lebih dari delapan tahun masih terus diproduksi, –  konsumen akan berpindah ke model lain. Mau tidak mau, Daihatsu sudah harus memikirkan pengganti Xenia.  Memang, kalau merunut produk-produk yang ada, maka Daihatsu Xenia akan masuk jadwal pergantian generasi pada tahun ini  atau dua tahun lagi. Daihatsu Xenia diperkenalkan akhir 2004. “Siklus hidup minibus seperti Xenia biasanya 8-10 tahun,”  ujar sumber di Daihatsu.

Apa pun alasannya, banyak yang berharap, Daihatsu akan memboyong  Boon Luminas. Apalagi, MPV yang diproduksi di Jepang ini  sudah pernah tampil  pada gelaran Indonesia International Motor Show 2009 lalu. Daihatsu ingin melakukan test pasar. Responsnya sangat luar biasa. Konsumen sangat antusias untuk memiliki calon pengganti Daihatsu Xenia ini.

Boon Luminas, seperti halnya Avanza Xenia adalah produk kolaborasi Daihatsu dan Toyota. Kabarnya, setelah melakukan riset pasar bersama Toyota, Daihatsu akan memboyong Boon Luminas,  Toyota dengan Passo Settenya untuk dipasarkan di Indonesia pada 2011. Kedua produk kolaborasi ini akan menggantikan Avanza dan Xenia yang sudah memasuki tahun ke -8 pada 2011 ini.

Boon Luminas dan Passo Sette di Jepang ditawarkan dalam pilihan mesin 1.500 cc, dengan sistem AWD atau FWD, bertransmisi otomatis 4-speed.

Dimensi PS; panjang 4,180mm x lebar 1,695mm x tinggi 1,620mm, dan wheelbase 2,750mm. Sedangkan dimensi GL 4,420mm x 1,690mm x 1,595mm dan wheelbase 2,600mm.

Sejauh mana kebenarannya, memang hanya menunggu soal waktu. Sumber di kedua ATPM tersebut masih malu-malu untuk mengungkap produk pengganti Avanza dan Xenia. Penasaran? Tunggu.

From → Auto News

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: