Skip to content

Menjajal “The Green Hell” Sepanjang 20 Km

May 18, 2011

Setelah checked out dari hotel di Kota Munich, pada hari ketiga di Jerman, saya bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Nurburgring. Inilah saat yang ditunggu-tunggu dalam rangkaian perjalanan saya ke Jerman bersama Castrol. 

   

Namun, sebelum menuju Nurburgring, kami diajak untuk mengunjungi BMW World dan Museum.  Very modern and sophisticated facility! Itulah, kesan pertama saya saat berkunjung di kedua fasilitas tersebut.

Melalui tour guide, lagi-lagi saya mendapat penjelasan yang sangat rinci mengenai BMW World dan Museum. Iya, saya jadi mengetahui banyak tentang sejarah BMW, mulai dari mobil yang paling tua  sampai yang mukhtahir, the uniqueness of people buying brand new BMW cars straight from the factory to the street, just  from one spot at BMW world. Bahkan di museum, kami bisa melihat langsung semua koleksi art car dan concept car BMW.

Setelah menghabiskan waktu lebih dari setengah hari, sekitar pukul 12.30 kami melanjutkan perjalanan ke Nurburgring dan stop over di Hohenblich restaurant, untuk menikmati makan siang.

Perjalanan dari Munich ke Nurburgring menghabiskan waktu kurang lebih 5 jam dan selama perjalanan terasa begitu nyaman karena sepanjang autobahn yang kami lewati, pemandangan di kiri kanan jalan sangat indah, dengan udara yang sangat bersih jauh dari kemacetan. Saya lantas membayangkan, bisakah Indonesia seperti ini.

Tiba di Nurburgring, kami langsung dibawa ke Linder Hotel, It’s a 4 stars hotel, yang letaknya disamping circuit Nurburgring GP.  Lagi -lagi Team Castrol sudah menyediakan semuanya, kunci kamar hotel dibagikan dan sesampainya di kamar sudah ada gift set dari Castrol di atas tempat tidur, berisi jacket dan detail program selama tinggal di Nurburgring.

Setelah beristirahat sejenak di kamar, Team Castrol mengajak kami ke restaurant and bar nearby untuk menikmati makan malam dan acara ramah tamah  dengan seluruh group. Di tempat ini, saya dan team bertemu dengan important people from Castrol BMW Driving Instructor dan Back to back World Touring Championship, Andy Priaulx dan Dirk Muller.

Jamuan makan malam itu sangat berkesan buat saya, karena saya berkesempatan ngobrol langsung dengan Andy Priaulx and Dirk Muller. Mulai dari latar belakang kehidupan mereka hingga balap mobil.

Hari yang ditungu-tunggu pun tiba. Cuaca di Nurburgring GT, pagi hari itu sangat cerah.  Usai sarapan pagi, kami berkumpul di Lobby. Namun sebelum menjajal sirkuit, semua peserta wajib melakukan test pass alcohol melalui breathalyzer kit. Terus terang, saya begitu kaget. Maklum, malamnya habis tos-tosan. Tapi, Alhamdulillah lolos.

Setelah passed dari alcohol test, kami berjalan kaki menuju circuit, dari kejauhan saya melihat deretan mobil BMW dari segala type. Kagetnya lagi semua type yang disediakan Team Castrol Top of the linenya BMW. Mulai E92 M3 sampai ke X6 M siap dijajal. Muantap bro!

Hari yang sangat menyenangkan specially buat saya, semua mobil idaman bisa di gas! Tanpa ada rasa takut kalau mobil akan rusak, karena those cars meant to be driven hard!

Saya juga melihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana Racing Team dari BMW membuktikan bahwa Castrol Edge yang dijual di Indonesia dipakai untuk balap, yang mungkin  berbeda hanya oil weightnya saja. Racing Team BMW juga memperlihatkan kepada kami bahwa mereka menggunakan Castrol edge 10w60 untuk menjajal Nurburgring pada hari itu.

Di mulai dengan Slalom driving menggunakan E92 M3, dilanjutkandengan  emergency lane change menggunakan Z4 3.5S, hard braking menggunakan 535 GT, pace car laps dan drifting session  menggunakan E92 M3.

Namun, dari seluruh sesie yang tersedia,  yang paling saya harapkan adalah duduk disamping Andy Priaulx menggunakan E92 M3 GT4 Race Car, dan ini very exciting  moment.

After spending one full exciting day at Nurburgring GP,  kami diajak Team Castrol makan malam di PistenKlause restaurant di Nurburgring area. Di Restaurant ini, semua legendary race car driver having their dinner when they were racing at Nurburgring. Seluruh ambience restaurant tersebut sangat kental dengan racing moments, mulai dari pictures, events dan signatures di seluruh dinding restaurant tersebut.

Hari kelima di Nurburgring  adalah hari yang paling ditunggu karena kami akan menjajal “The Green Hell” nama yang diberikan Jackie Stewart untuk the longest track for racing (20km) yang juga bernama Nordschleife.

Di track tersebut, saya menjajal 650 convertible. Cuaca pagi itu cukup dingin,  kira -kira suhu pada 5 derajat celcius. Sepanjang 20 km di track tersebut, terutama di beberapa bagian, ada yang sunny, wet and snow! Yes its snowing! The word “Green Hell” was not a joke! It was really hell! Beberapa kali keluar dari tikungan karena mobil yang saya kendarai over steer dan slippery,  maklum torque yang cukup besar.

Sebanyak 6 laps saya menjajal track tersebut and It was nothing like I would have imagined, It was more! What a crazy track!

Every fun moments had to end, setelah menghabiskan setengah hari di Nordschleife, kami diberi kesempatan untuk jalan-jalan di sekitar Nurburgring, shopping and unfortunately.

Hari itu juga, saya harus checked out dari hotel dan berangkat menuju Frankfurt  untuk kembali ke  Indonesia. Sebuah perjalanan yang tak ternilai harganya yang saya dapatkan dari Castrol Edge. [Posma Panggabean]


From → Auto News

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: